BAGIAN 2
Zumala Abu Umar sekalian
Pada pembahasan kali ini kita
akan membahas mengenai pahala yang didapat saat kita membaca dan menghafal
Al-qur’an, pastinya dengan dalil-dalil yang kuat.
Pertama. Sebagaiman
yang telah kita ketauhui bersama, bahwa Beliau
صلى الله عليه و سلم bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ
تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَ عَلَّمَهُ (رواه الإمام البخارى)
“Sebaik-baik kalian adalah siapa yang
mempelajari Al-qur’an dan
mengamalkannya.”
Kedua. Nabi صلى الله عليه و سلم Juga bersabda:
مَنْ قَرَاءَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ
وَ الْحَسَنَةُ بِعَشْرٍ أَمْثَالِهَا.
“Siapa yang membaca satu huruf dari kitab
Allah (Al-qur’an) maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu dibalas
dengan sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi)
Anda menghafal Al-qur’an berapa
huruf yang anda baca dan berapa kebaikan yang akan anda dapat…???
Ketiga. Beliau صلى الله عليه و سلم juga bersabda:
”Perumpamaan orang yang membaca Al-qur’an
sedang ia hafal dengannya maka ia bersama malaikat yang suci dan
mulia sedang perumpamaan orang yang membaca Al-qur’an sedang ia senantiasa
melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (
HR. Bukhori & Muslim )
Keempat. Dan disabda
Beliau صلى الله عليه و سلمyang lain:
“Siapa saja yang membaca Al-qur’an,
mempelajarinya dan mengamalkannya. Maka, dipakaikan kepada kedua orang tuanya
pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari dan
dikenakan kepada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak
ditandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya:”Bagaimanakah dipakaikan
kepada kami semua itu ?. ”Dijawab: Karena anakmu telah membawa Al-qur’an.”
( HR. Hakim).
Kelima. Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم bersabda:
إِقْرَءُ
الْقُرْآن فَإِنَّهُ يَأْتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَة سَفِيْعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al-qur’an karena ia akan datang
pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para pembacanya.” (HR. Muslim).
Dan sabda Beliau صلى الله عليه و سلم yang semisal:
الصِّيَامُ وَ الْقُرْآنُ
يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَ رواه أحمد و الحكم)
“Puasa
dan Al-qur’an keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari
kiamat……”
Allah
telah menjanjikan syafa’at kepada hambanya yang ingin berpuasa & membaca
Al-qur’an, dimana pada hari besok nanti (baca: akhirat) tidak ada syafa’at
kecuali syafa’at-NYA. Kita bisa
membayangkan betapa dahsyat diakhirat nanti melamui firman Allah dalam surat
‘Abasa di juz 30. Allah berfirman:
( ٣٥) وَأُمِّهِ
وَأَبِيهِ (٣٤) يَوْمَ يَفِرُّ
الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ (٣٣) فَإِذَا جَاءَتِ
الصَّاخَّةُ
(٣٧) لِكُلِّ
امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ (٣٦) وَصَاحِبَتِهِ
وَبَنِيهِ
“( 33 ) Dan apabila datang suara yang memekakkan
(tiupan sangkakala yang kedua)”
“(
34 ) pada hari ketika manusia lari dari saudaranya”
“(
35 ) dari ibu dan bapaknya”
“(
36 ) dari istri dan anak-anaknya”
“(
37 ) Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang
cukup menyibukkannya”
Dan
coba nih perhatikan ayat berikut ini.
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
“Sungguh telah kami mudahkan Al-qur’an
untuk diingat (hafal), maka adakah yang mau mengingatnya (hafal)”( QS. Al-qomar
: 17, 22, 32, 40).
Coba
perhatikan Zum, Allah menurunkan ayat tersebut sebanyak 4 kali, dan diakhir
ayat Alllah berfirman “maka adakah yang
mau mengingatnya (hafal)”. Intinya
kembali lagi kepada kita semua Zum, kita mau / tidak meluangkan waktu kita
untuk Al-qur’an, jika niat kita baik Allah pasti akan memudahkan kita.
Dan
setiap manusia pasti menginginkan perkembangan untuk dirinya (Itu pasti).
Oleh karena itu dipenghujung pembahasan ini, kami mengharapkan masukan dari
Zumala sekalian agar kami bisa berkembang lebih baik lagi. Wallahua'lam.
Semoga artikel ini bermanfaat Jazakumullah
khoiron katsiiron.
Abu Umar96
Komentar
Posting Komentar